Saturday, June 2, 2012

Kasus Penembakan, DPR Panggil Kapolda Papua

[imagetag]
DPR menyoroti rangkaian penembakan yang belakangan marak terjadi di Papua. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mendesak aparat keamanan, khususnya Polri, untuk mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Papua. Rentetan penembakan di Papua, kata Priyo, menunjukkan tingkat keamanan di Papua dan Papua Barat yang makin tak kondusif. "Ini semua menjadi berita yang tidak baik dan mendapat perhatian nasional," ujarnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 31 Mei 2012.
Oleh karena itu, ujar Priyo, DPR akan memanggil Kapolda Papua untuk menjelaskan permasalahan ini. Ia pun meminta Polri bertindak tegas menghadapi berbagai peristiwa kekerasan di Papua. DPR juga meminta Kapolda Papua untuk memutuskan apakah perlu menambah personel keamanan di Papua.
"Papua semakin tidak kondusif. Kejadian semacam ini selalu berulang. Harus segera ditelusuri dan ditangkap pelaku yang membuat tidak nyaman ini," ucap Priyo.
Sebelumnya, Dietmar Dieter yang berkewarganegaraan Jerman, 55 tahun, ditembak orang tak dikenal saat berada di Pantai Base G Jayapura, Papua, Selasa 29 Mei, sekitar pukul 12.30 WIT.
Selang beberapa jam kemudian, pukul 19.00 WIT, seorang guru sekolah dasar ditembak orang tak dikenal di Kampung Kulirik Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua. Guru itu, Anton Arung Tambila, 36 tahun, asal Toraja, langsung tewas di tempat setelah peluru menancap di kepalanya. (eh)
sumber 
Oh oh Yess
#11fcba

0 comments:

Post a Comment